GKK Sumatera Selatan – Perjalanan panjang transformasi pendidikan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya mencapai puncaknya hari ini. Rangkaian program "Kelas Pemantik" dan "Lingkar Belajar" yang telah bergulir secara maraton sejak bulan Oktober lalu, resmi ditutup dengan sebuah perhelatan akbar bertajuk "Lokakarya dan Perayaan Belajar".
Tim Guru Kreator Konten (GKK) Sumsel yang mengawal kegiatan ini sejak awal, menyaksikan suasana yang berbeda di Gedung Pesos hari ini. Jika biasanya penutupan pelatihan hanya berisi pidato seremonial, kali ini panggung utama justru dikuasai oleh para aktor lapangan: Guru dan Kepala Sekolah.
Pembuktian Kompetensi Guru PALI
Sorotan utama acara tertuju pada sesi presentasi program. Masing-masing kelas dari Kelas Pemantik (Guru) dan Lingkar Belajar (Kepala Sekolah) mengirimkan 2 orang perwakilan terbaik mereka untuk memaparkan hasil rancangan program yang telah mereka godok selama berbulan-bulan.
Di hadapan para pejabat tinggi daerah, para guru ini dengan percaya diri memaparkan strategi pembelajaran berdiferensiasi/ peningkatan literasi dan numerasi dan rencana sekolah berbasis data (Rapor Pendidikan) yang konkret dan siap eksekusi. Mereka membuktikan bahwa guru PALI tidak hanya pandai mengajar, tapi juga ahli merancang solusi atas masalah literasi dan numerasi.
Dukungan Penuh Petinggi Daerah dan Lintas Sektor
Acara ini dihadiri oleh jajaran tamu kehormatan yang menunjukkan betapa seriusnya Pemkab PALI mendukung gerakan ini. Tampak hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI, Ibu Kartika Yanti, S.H., M.H., yang mewakili Bupati, duduk berdampingan dengan tuan rumah acara, Kepala Dinas Pendidikan PALI, Bapak Harun, S.H., M.H.
Yang menarik, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan lintas sektor, menegaskan pesan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Terlihat Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Bapak Raden Abdurrohman, M.Pd., yang antusias menyimak paparan program sekolah yang bernuansa kewirausahaan. Selain itu, turut hadir perwakilan dari Polres PALI serta jajaran OPD lainnya.
Sinergi Nyata LDB, Pemkab, dan Komunitas.
Dalam sambutannya, Sekda PALI, Ibu Kartika Yanti, mengapresiasi kolaborasi apik antara Dinas Pendidikan dan Lingkar Daerah Belajar (LDB). "Apa yang dipresentasikan guru-guru hari ini adalah bukti bahwa investasi SDM yang kita mulai sejak Oktober tidak sia-sia. Kehadiran lintas OPD di sini, termasuk Dinas Koperasi, adalah sinyal bahwa kita siap mengeroyok masalah pendidikan bersama-sama," ujarnya.
Keberhasilan acara ini juga tidak lepas dari peran para volunteer dari komunitas guru, termasuk GKK Sumsel, GKK PALI, dan IGI PALI yang konsisten mendampingi peserta dari sesi materi hingga persiapan presentasi hari ini.
Kegiatan ditutup dengan keliling pameran (Gallery Walk), di mana para tamu undangan melihat langsung visualisasi program kerja yang tertempel di dinding gedung.
Dengan berakhirnya rangkaian ini, para "Guru Pemantik" dan Kepala Sekolah kini kembali ke satuan pendidikan masing-masing, bukan dengan tangan kosong, melainkan dengan peta jalan yang jelas untuk memajukan pendidikan di Bumi Serepat Serasan. (da/a.m)


Follow Guru Kreator Konten on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram